Drumband SD Dewi Sartika

Drumband SD Dewi Sartika
Dumband SD Dewi Sartika

Kamis, 13 Maret 2014

DEWI SARTIKA

raden_dewi_sartika 5

Dewi Sartika adalah seorang wanita pejuang pendidikan. Agar anak-anak perempuan bisa memperoleh kesempatan belajar, dia berjuang mendirikan sekolah di Bandung
 Jangan tanya apa yang telah diberikan negara kepadamu, tapi apa yang telah kamu berikan pada negaramu. Kata bijak tersebut sangat tepat menjadi panduan semua bangsa yang hendak menobatkan seseorang sebagai penerima gelar kehormatan pahlawan’ di negaranya.
 Terlepas dari bentuk atau cara perjuangannya, seorang pahlawan pasti telah berbuat sesuatu yang heroik untuk bangsanya sesuai kondisi zamannya. Demikian halnya dengan Raden Dewi Sartika. Jika pahlawan lain melakukan perjuangan untuk bangsanya melalui perang frontal seperti angkat senjata, Dewi Sartika memilih perjuangan melalui pendidikan, yakni dengan mendirikan sekolah. Berbagai tantangan, khususnya di bidang pendanaan operasional sekolah yang didirikannya sering dihadapinya. Namun berkat kegigihan dan ketulusan hatinya untuk membangun masyarakat negerinya, sekolah yang didirikannya sebagai sarana pendidikan kaum wanita bisa berdiri terus, bahkan menjadi panutan di daerah lainnya.
 Jiwa patriotisme memang mengalir dalam diri wanita kelahiran Cicalengka, Jawa Barat, 4 Desember 1884 ini. Ayahnya, Raden Somanagara adalah seorang pejuang kemerdekaan. Terakhir, sang ayah dihukum buang ke Pulau Ternate oleh Pemerintah Hindia Belanda hingga meninggal dunia di sana.
 Raden Dewi Sartika yang mengikuti pendidikan Sekolah Dasar di Cicalengka, sejak kecil memang sudah menunjukkan minatnya di bidang pendidikan. Dikatakan demikian karena sejak anak-anak ia sudah senang memerankan perilaku seorang guru. Sebagai contoh, sebagaimana layaknya anak-anak, biasanya sepulang sekolah, Dewi kecil selalu bermain sekolah-sekolahan dengan teman-teman anak perempuan sebayanya, ketika itu ia sangat senang berperan sebagai guru.
Berpikir agar anak-anak perempuan di sekitarnya bisa memperoleh kesempatan menuntut ilmu pengetahuan, maka ia berjuang mendirikan sekolah di Bandung, Jawa Barat. Ketika itu, ia sudah tinggal di Bandung. Perjuangannya tidak sia-sia, dengan bantuan R.A.A.Martanegara, kakeknya, dan Den Hamer yang menjabat Inspektur Kantor Pengajaran ketika itu, maka pada tahun 1904 dia berhasil mendirikan sebuah sekolah yang dinamainya “Sekolah Isteri”. Sekolah tersebut hanya dua kelas sehingga tidak cukup untuk menampung semua aktivitas sekolah. Maka untuk ruangan belajar, ia harus meminjam sebagian ruangan Kepatihan Bandung. Awalnya, muridnya hanya dua puluh orang. Murid-murid yang hanya wanita itu diajar berhitung, membaca, menulis, menjahit, merenda, menyulam dan pelajaran agama.
 Sekolah Istri tersebut terus mendapat perhatian positif dari masyarakat. Murid- murid bertambah banyak, bahkan ruangan Kepatihan Bandung yang dipinjam sebelumnya juga tidak cukup lagi menampung murid-murid. Untuk mengatasinya, Sekolah Isteri pun kemudian dipindahkan ke tempat yang lebih luas.
 Seiring perjalanan waktu, enam tahun sejak didirikan, pada tahun 1910, nama Sekolah Istri sedikit diperbarui menjadi Sekolah Keutamaan Isteri. Perubahan bukan cuma pada nama saja, tapi mata pelajaran juga bertambah. Ia berusaha keras mendidik anak-anak gadis agar kelak bisa menjadi ibu rumah tangga yang baik, bisa berdiri sendiri, luwes, dan terampil. Maka untuk itu, pelajaran yang berhubungan dengan pembinaan rumah tangga banyak diberikannya.
 Untuk menutupi biaya operasional sekolah, ia membanting tulang mencari dana. Semua jerih payahnya itu tidak dirasakannya jadi beban, tapi berganti menjadi kepuasan batin karena telah berhasil mendidik kaumnya. Salah satu yang menambah semangatnya adalah dorongan dari berbagai pihak terutama dari Raden Kanduruan Agah Suriawinata, suaminya, yang telah banyak membantunya mewujudkan perjuangannya, baik tenaga maupun pemikiran.
 Apa yang dilakukan Dewi Sartika dengan sekolah di Bandung ini rupanya menjadi pelajaran dan teladan bagi wanita di daerah lainnya. Di daerah Garut, Tasikmalaya maupun Purwakarta kemudian berdiri pula sekolah serupa, Sekolah Keutamaan Isteri.
 Apa yang telah dilakukannya sangat menarik perhatian banyak orang saat itu. Pejabat-pejabat pemerintah pun kemudian sering berkunjung ke sekolahnya, bahkan kemudian menghadiahkan Bintang Perak sebagai tanda penghargaan atas jasa-jasa Raden Dewi Sartika.
 Era Perang Dunia I, merupakan masa paling berat bagi Dewi Sartika dalam mengatasi keuangan sekolahnya. Namun upaya kerasnya berhasil mengantarnya melewati itu semua. Bahkan, pada tahun 1929, Sekolah Keutamaan Isteri sudah memiliki gedung sendiri. Seiring dengan itu, Sekolah Keutamaan Isteri pun berganti nama lagi menjadi Sekolah Raden Dewi.
 Terakhir, pada masa perang kemerdekaan, kota Bandung berhasil diduduki oleh pasukan Belanda. Semua rakyat mengungsi. Dewi Sartika pun terpaksa menghentikan kegiatan dan ikut mengungsi ke Cinean.
 Raden Dewi Sartika beruntung masih sempat menyaksikan kebebasan bangsanya dari tangan penjajah walaupun ia harus menikmatinya lebih banyak di pengungsian. Saat di pengungsian, beliau meninggal dunia pada usia 63 tahun, persisnya pada tanggal 11 September 1947. Mengingat situasi perang, maka jenazahnya dimakamkan di Cinean, namun di kemudian hari dipindahkan ke Bandung.
 Mengingat jasa-jasanya dalam membangun putri-putri bangsa, maka pemerintah atas nama negara menganugerahkan gelar kehormatan pada beliau sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional. Gelar kehormatan tersebut diberikan pada tanggal 1 Des 1966 dan disahkan melalui SK Lihat Daftar Presiden Republik Indonesia Presiden RI No.252 Tahun 1966.
Sumber : TOKOH INDONESIA

Rabu, 12 Maret 2014

Contoh Macam-Macam Tepuk

Dalam pelajaran disekolah maupun ditaman kanak-kanak sering kita mengenal istilah contoh tepuk pramuka atau macam-macam tepuk pramuka. Sebenarnya bukan hanya digunakan dalam pelajaran ekstrakurikuler pramuka saja, namun beberapa tepuk tangan yang unik dapat kita gunakan untuk mengajar anak-anak misalnya pada sekolah dasar atau TK.



Buat anda yang sedang mencari cara tepuk tangan atau jenis jenis tepuk pramuka, maka berikut ini beberapa macam tepuk tangan yang di iringi nyanyian dan dapat kita ajarkan pada siswa saat mengadakan kegiatan ekstra disekolah. Macam-macam tepuk tangan ini dikumpulkan dari berbagai sumber di internet.



Tepuk Empat Kali
Tepuk 4X sambil berhitung satu, dua, tiga, empat
Kaki rapat, tangan di lipat, mulut di kunci, cekrek.

Tepuk Prestasi
Tepuk 1X satu
Tepuk 2X satu dua
Tepuk 3X satu dua tiga
Tepuk 4X satu dua tiga empat
Bisa, bisa Yess

Tepuk TK Larasati (Bisa diganti nama TK masing-masing)
Tepuk 3X Aku
Tepuk 3X anak TK
Tepuk 3X Larasati
Tepuk 3X Bandungrejo
Tepuk 3X Paling Oke
Tepuk 3X Yess

Tepuk Anak Pintar
Tepuk 3X Aku anak pintar
Tepuk 3X Tidak Boleh nakal
Tepuk 3X Patuh orang tua
Tepuk 3X patuh guru kita
Oyeah.


Tepuk Diam
Tepuk 3X Bila aku
Tepuk 3X Sudah tepuk
Tepuk 3X maka aku
Tepuk 3X harus diam
One, two, three, four Yes

Tepuk Rapi
Tepuk 3X Rapi Kanan
Tepuk 3X Rapi kiri
Tepuk 3X rapi semuanya
Yess

Tepuk Islam
Tepuk 3X Tuhanku
Tepuk 3X Allah
Tepuk 3X Kitabku
Tepuk 3X Al Qur’an
Tepuk 3X Nabiku
Tepuk 3X Muhammad
Tepuk 3X Agamaku
Tepuk 3X Islam

Tepuk Cinta
Tepuk 3X Pertama aku cinta pada Allah
Tepuk 3X Kedua aku cinta Rasullullah
Tepuk 3X Ketiga Aku cinta kepada Ayah Bunda, semoga aku masuk surga
Tepuk 3X Amin, amin, Yess

Tepuk Anak Soleh
Tepuk 3X Aku
Tepuk 3X Anak Soleh
Tepuk 3X rajin sholat
Tepuk 3X Rajin ngaji
Tepuk 3X Orang tua
Tepuk 3X Dihormati
Tepuk 3X Cinta Islam
Tepuk 3X sampai mati
Laillahailallah Muhammaddarusulullah
Islam islam Yess

Tepuk Wudlu
Tepuk 3X Kumur-kumur basuh muka basuh tangan
Tepuk 3X kepala dan telinga terakhir cuci kaki lalu doa
Tepuk 3X yess

Tepuk Badut
Tepuk 3X mata besar
Tepuk 3X hidung tomat
Tepuk 3X perut gendut
Tepuk 3X goyang-goyang

Tepuk Ondel-ondel
Tepuk 3X Ondel-ondel
Tepuk 3X badan besar
Tepuk 3X rambut jagung
Tepuk 3X kalau jalan
Tepuk 3X timplang timplung timplang timplung

Tepuk Ayam
Tepuk 3X piyik-piyik
Tepuk 3X Petok-petok
Tepuk 3X Kukuruyuk

Tepuk Kambing
Tepuk 3X mbek embek
Tepuk 3X embek embek
Tepuk 3X mbeeeek

Tepuk Ikan
Tepuk 3X berenang
Tepuk 3X cari makan
Tepuk 3X sudah kenyang
Tepuk 3X diam

Tepuk Boneka
Tepuk 3X ithik-ithik
Tepuk 3X othol-othok
Tepuk 3X Thik thok, thik thok thik thok

Tepuk Teletubbies (Sambil menirukan gerakan teletubiess)
Tepuk 3X tinkie winkie
Tepuk 3X Dypsi
Tepuk 3X Lala
Tepuk 3X Poo


Es Es Krim
Tepuk 3X Ting ting ting ting
Tepuk 3X Tong tong tong tong
Tepuk 3X Juuuus

Tepuk Pistol
Tepuk 3X ambil pistol
Tepuk 3X isi peluru
Tepuk 3X lalu tembak
Dor dor dor

Tepuk bakso
Tepuk 3X glinding-glinding
Tepuk 3X tambah sambel
Tepuk 3X enak seger
Tepuk 3X bakso

Tepuk sate
Tepuk 3X di iris-iris
Tepuk 3X disunduki
Tepuk 3X dibakar
Tepuk 3X Sate

Tepuk tempe
Tepuk 3X di idak-idak
Tepuk 3X dibunteli
Tepuk 3X di dol

Tepuk empat sehat lima sempurna
Tepuk 3X nasi
Tepuk 3X lauk pauk
Tepuk 3X sayuran
Tepuk 3X buah-buahan
Tepuk 3X susu

Tepuk Panca Indra
Tepuk 3X mata
Tepuk 3X hidung
Tepuk 3X telinga
Tepuk 3X lidah
Tepuk 3X kulit

Tepuk Mata
Tepuk 3X lirik kanan
Tepuk 3X lirik kiri
Tepuk 3X mata

Tepuk tanaman
Tepuk 3X akar
Tepuk 3X batang
Tepuk 3X daun
Tepuk 3X bunga
Tepuk 3X buah

Tepuk Honda
Tepuk 3X ngeng ngeng (seperti orang ngegas)
Tepuk 3X ngeng ngeng
Tepuk 3X diiit (Sambil memegang hidung)

Tepuk Mobil
Tepuk 3X naik mobil
Tepuk 3X pegang setir
Tepuk 3X tekan klakson
Tepuk 3X din din din

Tepuk telepon
Tepuk 3X kring kring kring kring
Tepuk 3X kring kring kring kring
Tepuk 3X Hallo

Tepuk Huruf vokal
Tepuk 3X a
Tepuk 3X i
Tepuk 3X u
Tepuk 3X e
Tepuk 3X o

Tepuk Rasa
Tepuk 3X ada asam
Tepuk 3X ada asin
Tepuk 3X ada manis
Tepuk 3X ada pahit
Tepuk 3X macam-macam rasa

Tepuk keluarga
Tepuk 3X ada ayah
Tepuk 3X ada ibu
Tepuk 3X ada kakak
Tepuk 3X ada adik
Tepuk 3X keluarga

Tepuk Tertawa huruf vokal
Tepuk 3X ha ha ha ha
Tepuk 3X hi hi hi hi
Tepuk 3X hu hu hu hu
Tepuk 3X he he he he
Tepuk 3X ho h ho ho

Tepuk Pilot
Tepuk 3X aku
Tepuk 3X anak sehat
Tepuk 3X belajar
Tepuk 3X dengan giat
Tepuk 3X sudah besar
Tepuk 3X jadi pilot

Tepuk anak Indonesia
Tepuk 3X aku
Tepuk 3X anak Indonesia
Tepuk 3X tanah air
Tepuk 3X kubanggakan
Tepuk 3X cinta damai
Tepuk 3X selamanya

Tepuk Indonesia
Tepuk 3X Indonesia
Tepuk 3X Tanah Airku
Tepuk 3X Indonesia Raya
Tepuk 3X Lagu kebangsaanku
Tepuk 3X Garuda
Tepuk 3X Lambang negaraku
Tepuk 3X Pancasila
Tepuk 3X Dasar negaraku
Tepuk 3X Itulah Indonesiaku

Tepuk Merdeka
Tepuk 3X tujuhbelas
Tepuk 3X agustus
Tepuk 3X empat lima
Tepuk 3X merdeka

Tepuk Pulau Indonesia
Tepuk 3X ada Jawa
Tepuk 3X ada sumatra
Tepuk 3X ada kalimantan
Tepuk 3X ada Sulawesi
Tepuk 3X dan Papua
Tepuk 3X itulah Indonesia
Yess

Tepuk Pelangi
Tepuk 3X merah
Tepuk 3X jingga
Tepuk 3X kuning
Tepuk 3X hijau
Tepuk 3X biru
Tepuk 3X nila
Tepuk 3X ungu
Tepuk 3X mejikuhibiniu

Tepuk Pramuka
Tepuk 3X
Tepuk 3X
Tepuk 7X

Tepuk alam semesta
Tepuk 3X ada bumi
Tepuk 3X ada bulan
Tepuk 3X ada matahari
Tepuk 3X ada bintang
Tepuk 3X ada komet
Tepuk 3X ada planet
Tepuk 3X alam semesta
Tepuk 3X ciptaan Tuhan
Yesss

Tepuk banci
Tepuk 3X ora lanang
Tepuk 3X ora wedok
Tepuk 3X Cucok bok....

Tepk es jus
Tepuk 3X ting
Tepuk 3X tong
Tepuk 3x ting-tong-ting-jus...

Senin, 10 Maret 2014

Minggu, 09 Maret 2014

Makna Lagu : GUNDUL-GUNDUL PACUL

PEMIMPINMU - ajaran mulia sunan kalijaga lewat lirik lagu gundul pacul.

'Gundul' adalah kepala plonthos tanpa rambut. Kepala adalah lambang kehormatan, kemuliaan seseorang. Rambut adalah mahkota lambang keindahan kepala. jadi 'gundul' adalah kehormatan tanpa mahkota.

'Pacul' adalah cangkul (red, jawa) yaitu alat petani yang terbuat dari lempeng besi segi empat. jadi pacul adalah lambang kawula rendah, kebanyakan petani.

'Gundul pacul' artinya adalah bahwa seorang pemimpin sesungguhnya bukan orang yang diberi mahkota tetapi dia adalah pembawa pacul utk mencangkul, mengupayakan kesejahteraan bagi rakyatnya/orang banyak.

Orang Jawa mengatakan pacul adalah 'Papat Kang Ucul' (4 yg lepas). Kemuliaan seseorang tergantung 4 hal, yaitu bagaimana menggunakan mata, hidung, telinga dan mulutnya, dengan makna sbb:
1. Mata digunakan untuk melihat kesulitan rakyat/masyarakat.
2. Telinga digunakan untuk mendengar nasehat.
3. Hidung digunakan untuk mencium wewangian kebaikan.
4. Mulut digunakan untuk berkata adil.

Jika empat hal itu lepas, maka lepaslah kehormatannya. 'Gembelengan' artinya besar kepala, sombong dan bermain-main dalam menggunakan kehormatannya.

Arti harafiahnya jika orang yg kepalanya sudah kehilangan 4 indera itu mengakibatkan hal-hal sbb:
1. GEMBELENGAN (congkak/sombong).
2. NYUNGGI-NYUNGGI WAKUL (menjunjung amanah rakyat/orang banyak).
3. GEMBELENGAN ( sombong hati).
4. WAKUL NGGLIMPANG (amanah jatuh gak bisa dipertahankan).
5. SEGANE DADI SAK LATAR (berantakan sia sia, tidak bermanfaat bagi kesejahteraan orang banyak)

Cukup dalam makna dan penjabaran dari lagu ini, patut untuk kita jaga dan lestarikan ke anak cucu sebagai warisan budaya lagu jawa. Semoga mengingatkan dan menyadarkan diri kita sebagai pemimpin... Minimal pemimpin Keluarga....

Kamis, 06 Maret 2014

KREATIVITAS SISWA : Membuat Boneka

Pembelajaran kli ini praktek membuat boneka diri
Bahan :
1. botol bekas
2. kertas/ kain flanel
3. lem
4. kerikil/pasir

Langkah-langkah:
1. menyiapkan botol bekas kemudian diisi dengan kerikil/pasir sebagai pemberat
2. bungkus botol dengan kertas warna atau kain flanel
3. buat sketsa kepalanya
4. tempelkan sketsa kepala yang ytelah di gunting pada botol bagian atas
5. tambahkan aksesoris untuk mempercantik boneka yang telah dibuat...

Inilah hasil karya kami...























Selasa, 04 Maret 2014

GURU YANG BAIK

Salah satu harapan orangtua menyekolahkan anaknya adalah kelak anaknya akan mandiri. Ya, walaupun dalam kenyataannya kita sering menemukan apa yang dilakukan orangtua bertentangan dengan harapannya tadi. Tapi kita tidak sedang akan membahas hal tersebut. Kenapa sugesti, bukan dogma? Pentingkah sugesti? Belajar adalah usaha untuk mengembangkan diri. Usaha untuk mengembangkan diri, bukan orang lain. Tentu saja pernyataan ini mengandung arti bahwa belajar adalah kegiatan individual, dilakukan oleh dan untuk diri sendiri, walaupun dalam pelaksanaannya dilakukan secara bersama-sama.
Nah, tugas guru adalah membantu anak supaya bisa belajar, bukan mengajarinya. Hmm, sepertinya ini bertentangan dengan paradigma yang sudah mengakar kuat, guru adalah orang yang pekerjaannya mengajari orang lain.
Bagaimana supaya anak bisa belajar? Memang cukup rumit mengurai benang kusut sistem pembelajaran pasif. Pasif, karena belajar itu dipandang sebagai menerima. Menerima ilmu, menerima materi, menerima rumus, dan menerima yang lainnya. Jadilah proses belajar sebagai aktifitas menampung dogma. Bahkan yang demikian ini tidak bisa disebut belajar. Tidak ada pengembangan diri.
Supaya bisa belajar, anak harus punya kesempatan. Orang disekelilingnya yang menyediakan kesempatan itu. Orangtua dan guru memberi ruang aktivitas yang luas, dan tidak merampoknya dengan sebuah kata, mengajari.
Setelah punya ruang, anak perlu merasa aman dan nyaman. Lagi-lagi orangtua dan guru yang memberi rasa aman dan nyaman. Jangan sampai orangtua dan guru mengikis perasaan ini. Anak akan merasa aman kalau aktivitasnya sesuai dengan tahap perkembangan dan kemampuannya, jelas apa yang dilakukan dan tujuan yang ingin dicapai.
Selanjutnya, untuk bisa belajar anak perlu merasa bisa. Ini sebuah syarat mutlak. Keyakinan bahwa dirinya mampu merupakan bahan bakar yang mampu menghidupkan motivasi dan semangat, juga mengaktifkan neuron-neuron otak. Disinilah sebuah sugesti diperlukan. Guru hendaknya selalu mempompakan keyakinan ini. Tidak hanya lewat kata-kata, tapi juga tindakan dan ekspresi. Misalnya, selalu menunjukkan wajah optimis dan bergairah kepada setiap anak. Tidak ada perbedaan ekspresi ketika berhadapan dengan seorang anak dan anak yang lain.
Saat mendapat sugesti, anak akan merasa dirinya berharga, mampu, dan mendapat dukungan. Hal ini membuatnya lebih mudah melangkah kerja, sebab mendapat kekuatan luar biasa dari dalam diri, yang kemudian membentuk niat yang kuat. Niat yang kuat akan mendapat dukungan dari lingkungan. Semesta mendukung, kata Yohanes Surya.

Guru yang Baik Memberi Sugesti, Bukan Dogma, dan Memberi Inspirasi Kepada Anak Didiknya Agar Bisa Mengajari Diri Sendiri

SUMBER :KOMPASIANA

Senin, 03 Maret 2014

SUDUT

1. SUDUT

1. Pengertian Sudut

Sudut adalah suatu besaran yang dibangun oleh sinar yang diputar dengan pusat perputaran suatu titik tertentu dari suatu posisi awal ke suatu posisi terminal.

Kedua sinar dinamakan kaki sudut dan pusat perputaran atau titik pertemuan kedua sinar dinamakan titik sudut. Daerah bidang yang dibatasi oleh kaki-kaki sudut dinamakn daerah sudut.

2. Besar Sudut

Satuan besar sudut yang lain adalah sebagai berikut:

1 derajat = 60’ atau 1’=1/60 derajat

1’=60” atau 1”= (1/60)’

1 derajat = 3.600” atau 1” = 1/3.600 derajat

3. Jenis-jenis Sudut

ê Sudut 0 derajat

Sudut 0 derajat, jika kaki-kakinya berimpit dengan jarak putar 0 derajat.

ê Sudut lancip

Sudut lancip adalah suatu sudut yang dibangun oleh perputaran yang kurang dari seperempat lingkaran tetapi tidak sama dengan nol, sehingga besar sudut lancip berkisar 0 derajat dan 90 derajat

ê Sudut siku

Sudut siku-siku adalah suatu sudut yang dibangun oleh perputaran sebesar seperempat lingkaran, sehingga besar sudut siku-siku adalah 90 derajat.

ê Sudut lurus

Sudut lurus adalah suatu sudut yang dibangun oleh perputaran sebesar setengah lingkaran, sehingga sudut lurus besarnya 180 derajat.

ê Sudut tumpul

Sudut tumpul adalah suatu sudut yang dibangun oleh perputaran diantara seperempat lingkaran dan setengah lingkaran, sehingga sudut tumpul besarnya berkisar antara 90 derajat dan 180 derajat.

ê Sudut refleks

Sudut refleks adalah suatu sudut yang dibangun oleh perputaran di antara setengah lingkaran dan satu lingkaran, sehingga sudut refleks besarnya berkisar antara 180 derajat dan 360 derajat.

ê Sudut 360 derajat

Sudut 360 derajat, jika kaki-kakinya kembali berimpit setelah jarak putarnya satu putaran penuh.

2. HUBUNGAN ANTARA SUDUT DAN GARIS

1. Sudut-sudut yang terjadi jika dua garis sejajar dipotong oleh garis lain

Dua garis yang sejajar mempunyai jarak yang tetap walaupun kedua garis tersebut diperpanjang.

1. Sudut-sudut sehadap

Sudut yang menghadap kearah yang sama, yaitu arah kanan atas. Sudut itu disebut sudut sehadap.

2. Sudut-sudut berseberangan

1) Sudut-sudut dalam berseberangan

Sudut yang berada diantara (di dalam) dua garis sejajar dan berseberangan terhadap garis transversal. Sudut-sudut itu disebut sudut dalam berseberangan.

2) Sudut-sudut luar berseberangan

Sudut yang berada di luar dua garis sejajar dan berseberangan terhadap garis transversal. Sudut itu disebut sudut luar berseberangan.

3. sudut-sudut sepihak

1) Sudut-sudut dalam sepihak

Sudut yang berada di dalam dua garis sejajar dan keduanya terletak di sebelah kiri garis transversal. Sudut-sudut itu di sebut sudut dalam sepihak.

2) sudut-sudut luar sepihak

Sudut yang berada diluar dua garis sejajar dan keduanya terletak di sebelah kiri garis transversal. Sudut-sudut ini disebut sudut luar sepihak.

2. Hubungan sudut-sudut pada dua garis sejajar yang dipotong oleh garis lain

Jika dua garis sejajar dipotong oleh garis lain, berlaku:

a. Sudut-sudut yang sehadap sama besar.

b. Sudut-sudut dalam berserangan sama besar.

c. Sudut-sudut luar berseberangan sama besar.

d. Sudut-sudut dalam sepihak berjumlah 180 derajat.

e. Sudut-sudut luar sepihak berjumlah 180 derajat.